Riset kata kunci shopee
Riset Kata Kunci Shopee: Panduan Lengkap agar Produk Lebih Mudah Ditemukan
Jika Anda menjual produk di Shopee, satu hal yang sering menentukan apakah produk Anda ramai diklik atau tenggelam di antara ribuan kompetitor adalah riset kata kunci. Banyak penjual fokus pada harga murah, foto produk yang menarik, dan promo besar, tetapi melupakan fondasi penting: bagaimana calon pembeli mencari produk tersebut di kolom pencarian.
Dalam ekosistem marketplace seperti Shopee, kata kunci berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan pembeli dan produk yang Anda jual. Semakin tepat riset yang Anda lakukan, semakin besar peluang produk muncul di hasil pencarian, mendapat klik, lalu berujung pada transaksi.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara melakukan riset kata kunci Shopee, mulai dari memahami perilaku pencarian pengguna, menemukan LSI keyword, menyusun judul produk, hingga mengoptimasi deskripsi produk dan strategi SEO marketplace. Jika Anda juga sedang Belajar SEO Website, konsep yang dibahas di sini akan terasa sangat relevan karena prinsip dasarnya sama: memahami maksud pencarian pengguna.
Mengapa Riset Kata Kunci Shopee Sangat Penting?
Di marketplace, orang jarang mencari dengan kalimat panjang dan formal. Mereka biasanya mengetik kata yang sangat praktis, misalnya sepatu pria, charger iPhone original, skincare glowing, atau tas kerja wanita. Artinya, Anda harus tahu bagaimana calon pembeli benar-benar mengetik pencarian mereka.
Riset kata kunci Shopee membantu Anda:
- Menemukan istilah yang benar-benar dicari pembeli
- Memilih keyword utama dan keyword turunan yang paling relevan
- Meningkatkan peluang produk tampil di hasil pencarian Shopee
- Mengoptimalkan judul produk, atribut produk, dan deskripsi produk
- Menghindari penggunaan kata yang terlalu umum namun tidak menghasilkan penjualan
- Memahami intent pencarian: apakah pengguna masih membandingkan, atau sudah siap membeli
Tanpa riset, Anda seperti menaruh toko di jalan yang sepi. Produk bisa saja bagus, tetapi tidak akan ditemukan oleh orang yang tepat.
Memahami Cara Kerja Pencarian di Shopee
Sebelum masuk ke teknik riset, Anda perlu memahami bahwa pencarian di Shopee dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kesesuaian produk dengan kata kunci, tetapi bukan satu-satunya.
Beberapa faktor penting yang memengaruhi visibilitas produk di hasil pencarian adalah:
- Relevansi judul produk
- Kesesuaian kategori produk
- Kelengkapan atribut produk
- Kualitas deskripsi produk
- Performa toko seperti rating dan ulasan
- Riwayat penjualan dan konversi
- Penggunaan kata yang sesuai dengan kebiasaan pencarian pembeli
- Fitur unggulan seperti Gratis Ongkir, Shopee Mall, dan Coins Cashback
Itulah sebabnya riset keyword Shopee tidak hanya soal mencari kata populer, tetapi juga memahami struktur listing yang disukai algoritma.
Metode Konkret Mengukur Volume, Persaingan, dan Peluang Peringkat
Volume Pencarian
Mengetahui seberapa sering suatu kata kunci dicari adalah langkah awal yang krusial. Berikut sumber yang bisa Anda gunakan:
- Sumber Utama: Shopee Ads > Alat Kata Kunci – Meskipun Anda tidak menjalankan iklan, masuklah ke menu ini. Angka volume yang ditampilkan adalah volume impresi, bukan pencarian murni, tetapi cukup representatif untuk mengukur minat pasar.
- Backend Shopee: Data Analytics > Performa Produk – Jika toko Anda sudah memiliki penjualan, lihat kata kunci yang benar-benar mendatangkan impresi ke produk Anda.
- Estimasi Manual (tanpa tool) – Gunakan suggested search dan jumlah review toko teratas sebagai proxy volume. Jumlah hasil pencarian (hit count) tidak akurat karena di-spam oleh kompetitor.
- Tools Pihak Ketiga – BigSeller, SellerVision menyediakan estimasi volume bulanan berdasarkan API Shopee.
Tingkat Persaingan
Mengukur persaingan bisa dilakukan dengan formula praktis dan observasi:
- Formula Praktis: (Total penjualan produk Top 10 untuk keyword tersebut) / (Volume Pencarian)
- Rasio > 30%: Kompetisi sangat tinggi, sulit ditembus tanpa modal besar seperti diskon, review, dan iklan.
- Rasio 10–30%: Kompetisi sedang, bisa dimenangkan dengan strategi niche.
- Rasio < 10%: Kompetisi rendah, low-hanging fruit.
- Cek Nama Brand: Apakah produk di halaman pertama semuanya adalah brand besar (Unilever, L'Oréal, Samsung)? Jika iya, persaingan tidak hanya di keyword, tetapi juga di authority domain toko.
- Analisis Atribut: Periksa apakah produk Top 10 mengisi atribut secara lengkap. Jika tidak, Anda bisa unggul di filter dengan melengkapi atribut.
Estimasi Peluang Peringkat
- Metode Gap Analysis: Cari keyword yang volumenya di atas 500/bulan, tetapi produk Top 10 hanya memiliki penjualan kurang dari 200/bulan. Ini menandakan pasar ada tetapi belum ada yang menguasai secara mutlak.
- Hitung "Power Seller": Jika produk di halaman pertama hanya memiliki 200–500 review, peluang Anda masih besar. Jika sudah >5.000 review, Anda perlu strategi differentiation seperti harga, bundling, atau keyword long-tail.
- Cek Fitur Unggulan: Shopee sangat mementingkan Free Ongkir, Shopee Mall, Coins Cashback. Evaluasi apakah Anda bisa bersaing di fitur-fitur ini untuk keyword yang ditargetkan.
Jenis Kata Kunci yang Perlu Anda Kenali
Saat melakukan riset, jangan hanya terpaku pada satu jenis keyword. Ada beberapa lapisan kata yang perlu dianalisis.
1. Keyword utama
Ini adalah kata inti yang paling mewakili produk Anda. Contohnya:
- sepatu sneakers pria
- masker wajah
- charger fast charging
- jam tangan wanita
Keyword utama biasanya menjadi fokus pada judul produk dan sebagian besar konten listing.
2. Keyword turunan
Ini adalah variasi dari kata utama yang masih relevan. Contohnya:
- sepatu sneakers pria original
- masker wajah untuk jerawat
- charger fast charging 20 watt
- jam tangan wanita anti air
Kata ini penting untuk memperluas jangkauan pencarian.
3. LSI keyword
LSI keyword adalah istilah terkait secara semantik, bukan hanya sinonim mentah. Misalnya untuk produk skincare, kata terkaitnya bisa berupa pelembap wajah, kulit glowing, mencerahkan kulit, atau anti jerawat.
Penggunaan LSI keyword membantu listing terlihat lebih natural dan relevan secara topikal.
4. Long-tail keyword
Ini adalah frasa lebih panjang dan spesifik, seperti:
- sepatu sneakers pria original murah
- charger iPhone type C cepat
- tas selempang wanita bahan kulit
- serum wajah untuk kulit kusam
Long-tail keyword biasanya punya persaingan lebih rendah dan niat beli lebih tinggi.
Membedakan Kata Kunci Penjualan vs. Impresi/Klik
Tidak semua kata kunci yang menghasilkan impresi atau klik akan menghasilkan penjualan. Berikut cara membedakannya berdasarkan data dan teknik manual.
Indikator dari Data Analytics
Buka Seller Center > Data Analytics > Performa Produk. Pilih produk target, lalu lihat Tren Penelusuran atau Kata Kunci yang Mendatangkan Klik. Analisis pola berikut:
- Keyword Impresi Tinggi + Klik Rendah: Bisa jadi karena iklan atau posisi jelek, atau keyword tersebut tidak relevan dengan gambar yang ditampilkan.
- Keyword Klik Tinggi + Checkout Rendah: Ini ciri Impresi/Klik semata. Pembeli tertarik pada kata/kategori umum tetapi tidak jadi membeli karena:
- Harga tidak sesuai ekspektasi.
- Produk pesaing lebih meyakinkan.
- Intent browsing (belum siap beli).
- Keyword Klik Tinggi + Checkout Tinggi: Inilah Keyword Penjualan Sejati. Niat transaksional sudah sangat kuat.
Metode Manual Tanpa Data (untuk produk baru)
- Uji intent dengan autocomplete Shopee:
- "Sepatu" → Autocomplete muncul "Sepatu Wanita", "Sepatu Adidas" → ini cenderung navigasional/informasional.
- "Beli sepatu lari" → Autocomplete muncul "Sepatu Lari Murah", "Sepatu Lari Pria" → ini Transactional.
- Analisis hasil pencarian:
- Jika hasil teratas semuanya adalah listing iklan (Sponsored) dan produk best seller generic, maka keyword ini high volume namun low conversion untuk pendatang baru.
- Jika hasil organik teratas menampilkan produk dengan judul spesifik dan harga bervariasi, ada peluang untuk konversi.
Cara Melakukan Riset Kata Kunci Shopee
Sekarang kita masuk ke bagian paling penting: bagaimana cara menemukan kata kunci Shopee yang benar-benar potensial.
1. Gunakan kolom pencarian Shopee (Autocomplete)
Cara paling sederhana adalah memanfaatkan auto-suggestion di kolom pencarian Shopee. Ketik kata dasar produk Anda, lalu amati saran yang muncul.
Contoh: Jika Anda menjual botol minum, ketik:
- botol minum
- botol minum anak
- botol minum aesthetic
- botol minum stainless
Written by Juki Digital Marketing
Seorang yang suka dunia web developer, SEO dan ngulik dunia AI
Related Articles
Mengatasi masalah duplicate content pada e commerce
Mengatasi Masalah Duplicate Content pada E-commerce Dalam ekosistem Belajar SEO Website, pemahaman mendalam tentang duplicate content bukan lagi sekadar opsi, melainkan fondasi krusial untuk kesuksesan...
Panduan lengkap audit seo teknis untuk pemula
Panduan Lengkap Audit SEO Teknis untuk Pemula Apakah Anda baru memulai Belajar SEO Website dan merasa bingung dengan istilah-istilah teknis seperti crawlability, indexability, Soft 404,...
Riset kata kunci youtube
Riset Kata Kunci YouTube: Panduan Lengkap untuk Menemukan Topik yang Dicari Audiens Dalam dunia YouTube SEO, konten yang bagus saja tidak cukup. Anda juga perlu...